Oleh: andyca | 15 - 05 - 08

POLUSI AIR

TUGAS INDIVIDU

PENDIDIKAN KESEHATAN

(PENYULUHAN)

Disusun Oleh :

Nama :

NIM :

Program Studi :

Mata Kuliah :

Dosen Pembimbing :

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

TAHUN 2008

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Polusi Air

Hari/tanggal : Kamis, 24 April 2008

Waktu : 16.00 WIB

Penyaji : M. Andika SS

Tempat : Desa Semenanjung

  1. Tujuan

a. Umum

Setelah penyuluhan diharapkan masyarakat dapat mengetahui dan memahami mengenai hal-hal yang berkaitan dengan polusi air.

b. Khusus

Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan keluarga atau masyarakat dapat :

  • Mengetahui dan memahami pengertian polusi air
  • Mengetahui dan memahami sifat-sifat air
  • Mengetahui dan memahami tentang polutan air
  • Mengetahui dan memahami penanganan air buangan
  1. Sasaran

Keluarga dan masyarakat desa Semenanjung

  1. Garis-garis materi
  • Pengertian polusi air
  • Sifat-sifat air terpolusi
  • Polutan air
  • Penangan air buangan
  1. Pelaksanaan kegiatan

No

Kegiatan

Penyaji

Peserta

Waktu

1. Pembukaan
  • Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
  • Menjelaskan maksud dan tujuan.
  • Menjawab salam
5 menit
2. Isi
  • Menjelaskan tentang pengertian polusi air
  • Menjelaskan tentang sifat-sifat air terpolusi
  • Menjelaskan tentang polutan air
  • Menjelaskan tentang penangan air buangan
  • Mendengarkan penjelasan dan berdiskusi
30 menit
3. Penutup
  • Evaluasi : mengakaji pemahaman keluarga atau masyarakat dengan memberikan beberapa pertanyaan
  • Memberikan reward dan reinforcement
  • Membagikan Leaflet
  • Salam penutup
  • Menjawab pertanyaan
  • Tersenyum dan mengucapkan terimakasih
  • Menjawab salam
5 menit
  1. Metode

- Ceramah

- Diskusi

  1. Media

- Leaflet

- Flip chart

  1. Daftar pustaka
  • Fardiaz, Srikandi. 1992. Polusi Air dan Udara. Penerbit Kanisius (Anggota IKAPI). Yogyakarta.

***

POLUSI AIR

Pendahuluan

Menurut Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup No. 02/MENLH/I/1998 yang dimaksud dengan polusi atau pencemaran adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain kedalam air/udara dan atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, sehingga kualitas air/udara turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air/udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.

A. Pengertian Polusi Air

Polusi Air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal, bukan dari kemurniannya.

B. Sifat-sifat Air Terpolusi

Sifat-sifat air terpolusi :

1. Nilai pH, keasaman dan alkalinitas

2. Suhu

3. Warna, bau dan rasa

4. Jumlah padatan

5. Nilai BOD (biochemical oxygen demand)/COD (chemical oxygen demand)

6. Pencemaran mikroorganisme patogen

7. Kendungan minyak

8. Kandungan logam berat

9. Kandungan bahan radio aktif

C. Polutan Air

1. Padatan

Kelarutan padatan :

1. Padatan terendap (sedimen)

2. Padatan tersuspensi dan koloid (keruh)

3. Padatan terlarut

4. Menyak dan lemak

2. Bahan buangan yang membutuhkan oksigen (oxygen demanding wastes).

Air dikategorikan sebagai air terpolusi jika konsistensi oksigen terlarut menurun dibawah batas yang dibutuhkan untuk kehidupan biota. Bahan-bahan yang mudah dibusukkan atau pecah oleh bakteri akan mengubah konsentrasi oksigen terlarut.

3. Mikroorganisme

Berasal dari berbagai sumber seperti udara, tanah, sampah, lumpur, tanaman hidup atau mati, hewan hidup atau mati (bangkai), kotoran manusia atau hewan, bahan organik lainnya, dan sebagainya.

Faktor-faktor jumlah dan jenis mikroorganisme :

a. Sumber air

b. Komponen nutrien dalam air

c. Komponen bercun

d. Organisme air

e. Faktor fisik

4. Logam berat dalam air

Logam-logam berat yang berbahaya dan sering mencemari lingkungan terutama adalah merkuri (Hg), timbal (Pb), arsenik (As), kadium (Cd), khromium (Cr) dan nikel (Ni).

5. Bahan pencemaran lain

1. Deterjen

2. Insektisida/pestisida

3. Radio aktif

D. Penanganan Air Buangan

  • Proses penanganan primer

a. Penyaringan

b. Pengendapan dan pemisahan

c. Pemidahan endapan

  • Proses penanganan sekunder

a. Penyaringan trikel

b. Lumpur aktif

  • Proses penanganan tersier

a. Adsorbsi

b. Elektrodoalisis

c. Osmosis berlawanan

Contoh tahap proses penanganan air buangan :

  1. Penanganan primer, yaitu membuang bahan-bahan padatan yang mengendap atau mengapung.
  2. Penaganan sekunder, yaitu proses dekomposisi bahan-bahan padatan secara biologis.
  3. Pengendapan, yaitu menghilangkan komponen-komponen fosfor dan padatan tersuspensi.
  4. Adsorbsi, yaitu bahan-bahan organik terlarut.
  5. Elektrodialisis, yaitu menurunkan konsetrasi garam-garam terlarut sampai pada konsentrasi air semula, sebelum digunakan.
  6. Khloranisasi, yaitu menghilangkan organisme penyebab penyakit.

***


Beri tanggapan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Kategori