Oleh: andyca | 26 - 05 - 08

PENGOLAHAN SAMPAH

PENGOLAHAN SAMPAH

Sampah adalah segala sesuatu yang tidak terpakai lagi dan harus dibuang. Sampah ini bisa berasal dari rumah tangga/ rumah sakit, hotel, restoran, industri, dan lain-lain.

Telah terbukti adanya hubungan antara sampah dengan penyakit-penyakit yang ditulari oleh tikus, lalat, nyamuk dan lain-lain.

Agar sampah tidak membahayakan kesehatan manusia, perlu pengaturan pembuangannya.

Hal-hal yang dapat diakibatkan oleh sampah antara lain sebagai berikut:

1. menimbulkan penyakit;

2. tidak sedap dipandang mata;

3. menyebapkan polusi udara ( bauk yang tidak enak );

4. pembuangan dan pengolahan sampah.

1. Penampungan Sampah dalam Bak Sampah

a. Membedakan antara sampah basah dan sampah kering.

b. Meletakkan sampah kering dalam bak sampah dari kayu/plastik.

c. Sampah basah deletakan pada bak sampah dari plastik tebal atau logam ringan yang tahan karat dan kedap air.

d. Dasar bak sampah setengah bulat agar mudah dibersihkan.

e. Sampah yang telah ditampung harus dapat diangkut oleh satu orang.

2. Pengumpulan

Setelah sampah ditampung, kemudian dipisahkan antara antara sampah padat ( sampah kering ) dan sampah basah.

Apabila pengumpulan hanya menggunakan dua tempat sampah maka hal ini dinamakan dengan sistem duet. Akan tetapi, sampah dipisahkan menjadi tiga tempat yaitu:

  1. untuk sampah yang bisa didaur ulang, misalnya kaleng, kardus, plastik,dan lain- lain;
  2. sampah kering;
  3. sampah basah.

Sistem pengumpulan sampah seperti ini dinamakan sistem trio.

Setelah semua sampah dikumpulkan dalam satu tempat pengumpulan sampah ( garbage collection area ), kemudoan hanya tinggal menunggu waktu pengangkatan ke tempat pembuangan sampah.

Tempat pengumpulan sampah juga dapat dalam bentuk rumah sampah ( gar-bage collection area ).

3. Pengangkutan / Pengangkatan Sampah

Untuk mengangkut sampah dari tempat pengumpulan sampah hingga ke tempat pembuangan akhir, diperlukan beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut.

  1. Kendaraan/truk sampah harus ditutup supaya sampah tidak beterbangan dan mengotori jalan.
  2. Jangan membiarkan sampah terlalu lama pada tempat pengumpulan sampah, sebaiknya tidak melebihi 3 x 24 jam sudah harus diangkat.
  3. Pengangkatan sampah sebaiknya dilakukan setiap hari.
  4. Cara pengangkutan mengambil jarak paling dekat ke tempat pembuangan sampah.

4. Pembuangan Dan Pengolahan Sampah

Bisanya sampah diangkut dan dibuang pada tempat pembuangan khusus yang ditentukan oleh pemerintah daerah sebagai tempat pembuangan sampah akhir.

Setelah tiba ditempat pembuangan sampah akhir maka sampah-sampah tersebut akan diolah agar tidak menimbulkan pencemaran.

Ada beberapa cara pengolahan sampah, diantaranya sebagai berikut.

  1. Sanitasi landfdill

Yang dimaksud dengan sanitasi landfill adalah cara pembuangan sampah pada tanah yang rendah agar tanah tersebut mejadi sejajar / rata dengan tanah sekitarnya.

  1. Hog Feeding

Yang dimaksud dengan hog feeding adalah cara pengolahan sampah untuk makanan ternak.

  1. Inceneration

Yang dimaksud dengan inceneration adalah cara pengolahan sampah dengan dibakar.

  1. Composting

Yang dimaksud dengan composting adalah cara pengolahan sampah yang dijadikan pupuk.

  1. Reduction methode

Yang dimaksud dengan reduction methode adalah metode pengolahan sampah dengan memperkecil volumenya ( dipres ).

DAFTAR PUSTAKA

Yuliarsih, Retno widyati, 2002, Higieni dan Sanitasi, Jakarta: P.T Gransido.

About these ads

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: